Powered by Blogger.
RSS

School 2 - Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)


Oke, school hari keduaaa =D
Hari ini materinya tentang, MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) oleh teh Fulkiii, yeiiiy \(^^)/

Quotesnya adalaaah
“Give the best to the world and the world will give back the best to you.”
Jadi, passion itu akan mengantarkan kita kepada dedikasi.
Kita membangun bukan sebagai peletak batu bata pertama, tapi bukan juga sebagai peletak batu bata yang terakhir.

Nah, agar organisasi terus berjalan dan berkembang, dibutuhkan yang namanya Sustainable Leadership.
Manusia + Sistem + Faktor X = Hasil
Dimana sistem adalah arah, tujuan organisasi.
Jadi, kita pun harus mempersiapkan untuk segala bentuk faktor X-nya juga.

Manajemen organisasi itu harusnya berbanding lurus dengan manajemen SDM. Manajemen SDM sendiri maksudnya adalah pendayagunaan manusia. Tujuannya adalah pengembangan diri dan pengembangan organisasi.
Tahap-tahap MSDM sendiri adalah :
1.       Recruitment
2.       Regenerasi
3.       Suksesi
Lalu akan balik ke awal lagi (ke tahap regenerasi lagi).

1.       Recruitment
Recruitment adalah sistem untuk mengisi posisi-posisi yang kosong dalam sebuah organisasi.
-          Job analysis dan perencanaan àsesuaikan dengan tanggung jawab dan ranah kerja yang akan diisi
-          Job specificacy à apa attitude, skill, dan knowledge yang diharapkan
-          Analisis organisasi à sesuaikan dengan visi misi, filosofi, dan nilai-nilai organisasi

2.       Seleksi dan Staffing
“Right man in the right place”
Siapa bagusnya berada di posisi apa.
Tekniknya bisa berupa wawancara, essay, dan lain-lain. Lalu yang di tes juga bisa banyak hal, bisa personality, psikomotor, dan kognitif.

3.       Regenerasi
Transfer ilmu dan nilai-nilai itu sangat diperlukan agar terjadi keselarasan antargenerasi. Hal-hal yang perlu ditransfer termasuk apa yang sudah kita lakukan dan apa yang perlu mereka lakukan. Hal ini jug agar kepengurusan berikutnya bekerja dengan landasan esensi, bukan sekedar budaya turun temurun.
Hal-hal yang harus dilakukan adalah :
-          Orientasi
Di awal, kita harus memberikan big picture (gambaran besar tentang organisasi), organization intro (pengenalan tentang organisasi), dan transfer nilai, jiwa, dan visi misi organisasi.
-          Pelatihan dan pengembangan
Salah satu perbedaannya adalah, kalau pelatihan itu untuk jangka pendek, sedangkan pengembangan itu adalah untuk jangka panjang. Sedangkan persamaan dari keduanya  adalah keduanya merupakan prosedur yang sistematis dan terorganisir. Jadi fungsi pelatihan dan pengembangan ini adalah agar SDM yanga ada saat ini menjadi atau mendekati SDM yang ideal. Contohnya bisa dnegan preposisi dan upgrading.
Pada fase ini, tetapkan staff yang idela itu seperti apa, lalu identifikasi gap, identifikasi pelatihan dan pengembangan apa yang dibutuhkan, lalu turunkan ke teknis.
-          Pemelliharaan
Ini adalah bagaimana cara agar SDM loyal dan terpelihara potensinya.

Prinsip kader : tujuan dan langkah gerak organisasi menjadi tujuan dan langkah gerak individu.
Teh Fulki juga membagi pengetahuan faktor yang mempengaruhi kinerja adalah :
Ability, Capacity, Incentive (apa yang ia dapat setelah bekerja), Environment (lingkungan yang nyaman), Validity (arahan yang baik dari ketua), dan Evaluasi (feedback dalam bentuk apresiasi ataupun koreksi yang konstruktif atau membangun) à ACIEVE.

4.       Pemeliharaan
Staff yang betah-bertahan, komitmen, dan loyal menandakan kinerja yang optimal.
Metode pemeliharaan staff adalah dengan :
-          Pendekatan hati, kekhasan individu
-          Komunikasi intensif
-          Reward system
-          Team bonding
                Sehingga staff ini senang berada bersama kita.
                Pemimpin itu juga harus tau kapan harus menarik dan mengulur. Jangan sampai membuat          staff menjadi manja atau kebablasan dilepas.

Tugas pemimpin adalah menciptakan situasi kondsif dimana staff bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Perlu diingat juga, pengembangan SDM itu bukanlah hal yang instan. Sentuh hantinya terlebih dahulu, baru mempengaruhinya. Buat media untuk mengembangkan SDM, dan jadilah teladan yang dapat dicontoh.

5.       Suksesi (pergantian)
Suksesi ini dibutuhkan untuk melanjutkan strategic vision dari tim yang sebelumnya. Siapa dan bagaimana itu ditentukan oleh evaluasi kierja sebelumnya dan upgradingnya. Lalu ditentukan juga passionnya dimana.

Transfer itu harus dimulai dari awal. Dan jangan pernah mengdiskreditkan seseorang.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment