Oke, yang pertama, resume materi
Struktur Kemahasiswaan FK Unpad
Pertama teh Dina memberi penjelasan terlebih dahulu, intinya sih...
Jadi, hasil dari tim ad hoc yang memikirkan bagaimana struktur kemahasiswaan FK Unpad yang sebaiknya, dulu sudah dihasilkan suatu ajuan struktur, yaitu
4 orang perwakilan angkatan + Ketua senat, dengan dibawahnya ada BEM dan UKM. Sehingga yang disebut senat adalah 4 Perwakilan Angkatan (PA) dan Ketua Senat tersebut. Tapi, seakan-akan ini membuat 4 PA tadi bersama Ketua Senat terlihat sebagai 5 orang diatas, dan akan menimbullkan kesenjangan sosial. PA pun yang adalah sebagai Ketua Angkatan akan mengalami kesulitan karena kerjanya jadi double, mengurusi angkatan, dan mengurusi kemahasiswaan secara keseluruhan.
Jadi, pada akhirnya, tim ad hoc ingin mengaktivasi Keluarga Mahasiswa FK Unpad lagi. Dimana Musma membawahi BEM, BPM, dan UKM.
*Mohon maaf kalau aku ada yang salah nangkep yaa..
Lalu giliran kang Harry yang memberi pemaparan tentang BEM masa lalu. Jadi dulu saat kang Harry baru masuk, pengurus BEM itu sangat sedikit, begitu juga dengan peserta-peserta yang hadir kalau BEM mengadakan acara. Hal itu pun akhirnya menghasilkan hasil binaan BEM yang hanya sedikit. Yang ada di kepengurusan kang Harry akhirnya hanya kang Harry dan 4 orang kasie, sedangkan yang lainnya sangat sulit dicari. Kalau mengapa kang Harry mau maju menjadi presBem adalah karena kang Harry merasa kemahasiswaan yang seperti ini tidak sehat, dan yang datang tiap kali acara adalah 4L (Lo lagi-lo lagi). Lalu, kemahasiswaan itu sedikit sekali kegiatannya, hanya kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) saja. Hanya ada seminar-seminar yang tidak begitu jelas apa maksudnya.
Akhirnya kang Harry pun hancur-hancuran di BEM, memperbaiki segala yang ada. Tapi, seta;ah hancur-hancuran seperti itu, IPKny malah meningkat drastis. Jadi benar kata Prof.Tri, semuanya itu sejalan, organisasi dan akademik. Harusya benar aktivis itu nilainya harus bagus.
Jadi bagaimana kang Harry merubah BEM adalah, 2-6 bulan di awal kang Harry bertindak sebagai manager, bikin planning, dll. Kang Harry itu ingin membuktikan kepada kakak-kakak kelasnya bahwa mengurus BEM itu memang tidak susah, karena sudah ada proposal tahunan dan sudah ada strukturnya.
Tapi akhirnya kang Harry di panggil oleh Prof.Tri, inti dari pertemuan itu pokoknya kang Harry jadi mencari-cari apakah presiden badan itu ada. Ternyata, presiden itu sebenarnya hanyalah untuk negara dan tidak ada yang namanya presiden badan, adanya CEO atau direktur.
Lalu, kemahasiswaan dulu dan sekarang sangat jauh berbeda. Produk pertamanya adalah angktan 2008, dan ospeknya sejak saat itu tidak pernah sama lagi dnegan yang dulu-dulu. Jadi sejak saat itu kemahasiswaan FK Unpad terus berevolusi dan dibantu oleh dekanat.
Tapi, dulu kongres itu biasanya hanya dihadiri oleh 15 orang, tapi selain pengurus BEM dan BPM, orang-orang yang datang pada kongres tersebut tidak paham apa yang sedang dibicarakan.
Lalu kenapa BEM berubah menjadi Senat, ada dua alasan utama,yaitu dari segi administratif dan nilai-nilai.
1. Administratif : balik lagi ke buku Panduan Kemahasiswaan dan UU Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bahwa harus ada satu organisasi kemahasiswaan yang menaungi semua aktivitas kemahasiswaan.
2. Nilai-nilai : Jadi, di luar negeri, sangat jarang yang namanya Student Excecutive Board, yang ada adalah Student Council. Dan pada kekaisaran Romawi, adanya Senate, yaitu diskusi terbuak tentang isu-isu terbaru bagaimana isu tersbeut secara scientific.
Akhirnya, kang Harry pun berpikir kenapa seperti itu?
Selain itu, pada Senat itu ada nilai kesetaraan, berbanding lurus dengan karakteristik mahasiswa, tidak dibawah orang lain. Akademisi atau scientis itu jika diberikan suatu perintah, dia akan bertanya alasannya terlebih dahulu, jadi tidak sekeda rmenjalankan perintah. Jadi orang-orang luar negeri itu, tidak mau siswa-siswanya atau orang-orang pintarnya itu bermental terjajah.
Jadi, dokter itu adalah orang-orang yang lebih di dengar dan dokter itu biasanya jujur. Tapi, sekarang banyak dokter yangbermental bawahan, jadi hanya mengikuti saja apa kata atasannya. Nah, dokter itu harus berpola pikir skeptis dan sekarang harus diajarkan juga kepada masyarakat untuk berpola pikir skeptis agar Indonesia lebih maju dari sekarang.
Dan kang Harry itu maunya mahasiswa FK Unpad itu berpola pikir architecturic systemic, yaitu bisa membuat grand desain.
Lalu, untuk kongres sendiri, sebenarnya artinya rapat pleno atau rapat besar. Jadi tidak sesuai. Lalu untuk Kema sendiri, itu juga bukan merupakan suatu badan. Memang Senat itu adalah perwakilan, lalu apakah perwakilan itu salah? Tapi, menurut kang Harry, kesalahannya adalah struktur yang dibuat belum sempurna, pola pikir, dan kerjanya masih seperti BEM. Yang kepengurusan kang Harry dulu perkirakan adalah, 7 tahun setelah BEM itu diganti jadi Senat, harusnya Senat itu sudah berjalan seperti yang seharusnya.
Dulu, BEM itu sejajar dengan BSO-BSO. BSO itu adalah Badan Semi Otonom. BSO sendiri adalah DKM Asy-Syifaa’ dan AMP. Sedangkan UKM itu berada di bawah SPU yang berada di bawah BEM.
Lalu, timbul pertanyaan, siapa yang bisa merepresentasikan FK Unpad? Siapa yang tahu banyak hal mengenai FK Unpad ini? Apakah PresBEM mengetahui masalah angkatan? Apakah PresBEM tahu BSO melakukan apa saja? Jadi timbullah kesimpulan bahwa PresBEM tidak bisa menjadi wajah FK Unpad.
Akhirnya, saat menjadi Senat, BSO itu todak ada, tapi menjadi UKM.
Lalu, di salah satu pasal UU tadi disebutkan bahwa tidak boleh ada duplikasi organisasi. Jadi seharusnya, setelah zaman kang Harry, tidak ada lagi BPM. Fungsi BPM tersebut harusnya sudah ada di Kesma. Lalu menurut zaman kang Harry, harusnya kita melihat senat Fakultas dan Rektorat yang merupakan Senat Universitas. Tapi sayangnya diskusinya tidak menurun ke angkatan bawah.
Lalu, kenapa periode kepengurusan yang tadinya Juni-Juni diubah menjadi Januari-Desember, ini adalah untuk mengikuti periode anggaran negara agar tidak terpotong ditengah-tengah kepengurusan. Lalu, dengan periode seperti ini, semua angkatan jadi bisa ikut mengambil keputusan untuk ketua senat berikutnya, sehingga penurunan-penurunan nilai pun bisa dilakukan.
Inginnya, ketua senat hanyalah resultant dari semua orang yang memutuskan dan yang mengsinkronisasi. Lalu inginnya, pada bulan November, ada pengajuan proposal tahunan yang isinya dari UKM-UKM dan dari senat angkatan-angkatan. Jadi, bukan pengurus senatlah yang menjadi EO-nya, melainkan orang-orang yang menginginkan acara tersebut terjadi.
Yang penting itu adalah penurunan nilai. Harus paham dengan apa yang kita bela selama ini. Dulu, BEM malah tidak mengurusi mahasiswa, tapi hanya untuk membuat eksis saja.
Senat itu harus mengadakan evaluasi secara berkala. Untuk seksi atau UKM yang tidak ada animonya, matikan dulu saja seksi atau UKM tersebut. Nanti kalau sudah ada orang-orangnya lagi, baru dilanjutkan.
Jadi ayo buka buku Cell Biology, struktur itu menentukan fungsi.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Terus, ada yang ketinggalan di postingan sebelumnya, setelah materi ini, Ada quotes yang kepikiran sama aku, buat diriku sendiri sih,
“Walau kita menjadi tidak suka dengan sesuatu di tempat dimana kita berada, atau walau kita takut kecewa dengan keadaan yang akan berubah, kita harus tetap berada di situ, minimal untuk menjaga nilai-nilai berharga yang berada di tempat itu.”
Lalu, teh Fulki juga bilang,
Sel itu berjalan dengan kesadaran, tapi tetap dengan keteraturan. Kalau pada pembelajaran Daily Life and Adult Learning ada yang salah, maka pasti ada di diri kita kesalahannya, kita yang tidak dengan sungguh-sungguh belajar tentang organisasi sel.
Semoga bermanfaat =D







0 comments:
Post a Comment